Wednesday, July 14, 2010

conflict


td time ss kne act out psl conflict....n group aku pon wat psl conflict dlm klazz....bkn niat nk saketkn aty sesape...tp sbb ktorg sygkn classmates...nk dorg sedar ape yg dorg da buat.....klo x puas aty jgn ckp blakang...tp confront...kawan ngn sume org...bkn critic org je taww....ktorg nk classmates 2 participate dlm sume activity klazz...n trima klemahan org laen jgk...

ape2 pon aku try to stay positive....aku sygkn classmates aku nih...sbb dlu aku prnh baek ngn dorg..n dorg bnyk tlg aku....hopefully, sume probs ni settle laa....aku nk lpe kn sume bad things yg jdk pd aku n nk kawan ng sume org....aku nk hdup dgn bahagiaa........

Pak Asyangar dan Mobil untuk Berlebaran

Pak Asyangar membuang air sabun sisa cuci sepeda motornya ke selokan sebelah halaman depan rumahnya…..byuurrr…….
Kemudian diteruskan dengan mengelap kering body Honda GL Pro pelat merah kebanggaannya. Sebagai pejabat lurah di desa ,sepeda motor itu telah setia selama dua tahun menemaninya beraktifitas. Sebenarnya pak Asyangar kepengin bisa memiliki mobil,walaupun sekedar mobil dinas, tapi dia harus bisa menerima kenyataan bahwa mobil dinas hanya untuk level yg lebih tinggi lagi, minimal Camat.

Pak Asyangar kemudian berjalan menuju teras rumah, duduk di kursi rotan dan menyalakan sebatang rokok Malioboro Black Menthol. Mbak Ranee istri kedua-nya menghampiri dan meletakkan se cangkir Kopi Starbak ala Ranee kegemarannya , “Mas…ini kopi nya…diminum dulu..nanti keburu dingin loh…” sambil menyunggingkan senyum nya yang merangsang. Bu Asyangar yang sedari tadi duduk di kursi sedang asyik menambal celana dinas Pak Asyangar yang agak robek sedikit di bokongnya, nyeletuk “ Dik Ranee…aku mau donk kopi nya…”. Mbak Ranee menjawab “ Iya mbak..aku udah bikin tiga cangkir kok…tak ambilkan yaa…”. Bu Asyangar tersenyum simpul, senang mengetahui betapa mbak Ranee begitu perhatian pada mereka berdua.

Pak Asyangar (PA) : Bu…lebaran nanti kita mau silaturahmi kemana aja…?
Bu Asyangar (BA) : Ahh…ketempat biasanya aja lah mas…ke keluarga kita2 aja…juga ke Pak Camat Tapi kan tetep aja hari pertama pagi2 habis Sholat Ied kita menerima kunjungan masyarakat desa kan…?
PA : He-eh…tapi yang jadi masalah justru setelah itu….
BA : …Emang kenapa mas…?
PA: ….Kita kan kudu keliling….silaturahmi ke pak Camat dan jajaran Muspika…terus besoknya kita keliling ke keluarga2 kita…Naa…kita kan cuma punya satu sepeda motor dinas Bu….hmmm……
BA : Boncengan bertiga kan bisa mas….?
PA: Iya sih…tapi kok rasanya aneh yaa….masak Lurah boncengan bertiga sama istrinya….rasa2nya kok kurang pantas….
BA: Apa mau pinjem mobil mas….?
PA: Pinjem siapa Bu…? Kalo lebaran kan semua mobil kepake…?
BA: Gimana kalo nyewa mobil mas…? Barang dua hari aja…? Sekalian sama sopirnya….?
PA: Mmm….bisa sih…tapi rasanya kok kurang nyaman ya…enakan kita bertiga tanpa orang lain…
BA: Duhh….gimana donk mas….enaknya…?

Mbak Ranee mendadak berdehem…sambil meletakkan nampan berisi pisang goreng kepok kuning dan dua cangkir kopi, kemudian ikut duduk di sebelah kanan Pak Asyangar.

Ranee : Mas…mbak…aku ngalah …aku biar dirumah aja…biar mas sama mbak aja yang keliling silaturahmi .
BA: Duh dik..aku jadi nggak enak sama kamu….
Ranee : Mbak… Aku nggak apa2 kok dirumah..siapa tahu ada tamu yang datang…kan aku bisa nemuin mereka….Pokoknya mbak sama mas nggak usah pusing mikirin nyewa mobil segala, biar semuanya berjalan seperti biasanya, kalo emang belum jatahnya punya mobil aku juga nggak masalah kok mas,mbak…..
BA : Dik Ranee…sebenarnya aku sih kepenginnya kita kompak pergi bertiga…gitu loh…kan bapak juga kepenginnya begitu….
Ranee: Ahh…nanti aku malah merepotkan mas sama mbak…yah…sapa tahu tahun depan kita bisa punya mobil sendiri ya mas….kita bisa naikin bertiga….
BA: Loh…emang Cuma mobil yang bisa dinaikin bertiga dik…?
Ranee : Maksud mbak..?
BA : Kan selama ini kita udah sama-sama naikin mas Asyangar….hihihi….
Ranee : Ah mbak ini loo….ada-ada ajah……kalo itu sih namanya “Threesome”……mau donk…xixixi….

P.Asyangar :….. Asem…ikk…dasyar..hehe....

Sally Hansen Pedal to the Metal

After spotting the limited edition polishes from Sally Hansen's Complete Salon Manicure collection, I actually started looking at their core line.  This one just popped out from the display. 
Pedal to the Metal is a pretty purple/silver frost.  I have to say that I was more impressed with it in the bottle though.  Once I put it on it just didn't look right on me.  It's a frost, and has a tendency to show brush strokes, so you're going to want to be careful about that.


There is a slight shimmer that I only noticed in the bottle.  My camera picked it up in the sunlight, but I didn't really see it.  The brush for the Complete Salon Manicure collection is VERY full and holds a lot of polish.  You have to be very careful when applying that you don't get it all over the place.  I did notice that it was more stiff in Hidden Treasure and therefore easier to use.  I'm not sure of all of the limited edition polishes are like that because I haven't used them yet.


What do you think?  Do any of you have this as well?

Thanks for stopping by...have a great Wednesday!

Monday, July 12, 2010

OPI Lincoln Park At Midnight

Hey everyone!  The fam and I arrived in Virginia last night.  It was a good week home, I wish we could have stayed longer!
I recently purchased Lincoln Park at Midnight...I absolutely LOVE it...I can't believe that I JUST got it. 


It's sooo pretty, and has such a subtle shimmer.  I am definitely a shimmer gal.  I don't purposefully buy cremes.  Sometimes I like a polish collection so much that I get the whole thing and inevitably there are cremes in it.  But sometimes, I like to wear something that isn't terribly flashy, but has a bit of a oomph outside.  This polish definitely fits that bill.


I picked this up the salon where I got my pedi a couple of weeks ago.  They sell OPI's for $7.  Not bad since you can't get them on the etailers anymore.  I was wondering how I was going to afford all of my OPI's now...I'm hoping they get the Swiss collection in the fall because there are a few in that one I'm looking forward to.

Have a great Monday all!

Sunday, July 11, 2010

SIEM - Solo

Solo. Surakarta.
Who : Aq, Rinta, Dini, Rista
Where : Solo Berseri
When : Jumat sabtu 9-10 Juli 2010

Kota yang letaknya nggak begitu jauh sama Jogja. Kalo naek Kereta Prameks cuma butuh 1 jam perjalanan. Harga tiketnya pun cukup murah, antara 8.5oo - 9.5oo perak.

Hari itu, dimulai dari jam setengah 9 aq ma Rinta sampe di Stasiun Tugu Yogyakarta. Kereta berangkat tepat jam 08.35. Nyaris? Memang. Tapi untungnya masih sempet. Setelah perjalanan 1jam kita turun di Stasiun Balapan Solo dan dijemput sama Dini. Dari sana kita ber3 naek becak ke Mangkunegaran Solo.

Mangkunegaran Solo

Burung kakaktua peliharaan Kraton

Mangkunegaran Solo. Di sini kita sempet muter2 Kraton sambil dijelaskan ini-itu sama Mas Guide. Katanya, Kraton ini (Puro = Karaton) terletak di pusat kota Solo, diantara Jalan Ronggo Warsito, Jalan Kartini, Jalan Siswa dan Jalan Teuku Umar. Istana Mangkunegaran adalah tempat penyimpanan kesenian dan budaya, misalnya tarian topeng klasik, wayang orang (tarian drama), pakaian, wayang kulit dan wayang kayu, patung religius, perhiasan dan benda antik. Habis dari sana kita ber3 jalan ke Pasar Triwindu.

Pasar Triwindu

Di pintu masuk Pasar Triwindu

Pasar Triwindu.
Letaknya di Jl. Diponegoro. Konon katanya namanya sekarang berubah jadi Pasar Windujenar. Apapun namanya, yang jelas di sini ada banyak banget barang2 jadul. Dari Gamaphone, gembok guede, kacamata jadul, kamera jadul, uang kuno, setrika kuno,cap batik, dll, dsb, dkk. Jadi,kalo pengen nyari barang2 jadul langsung saja datang kemari. Setelah puas melihat2, aq dan Rinta sempet beli baju kembar bertuliskan "Solo". Norak?haha. Mungkin. Setelah itu perjalanan dilanjutkan ke Ciwalk (ternyata di Solo juga ada).

Poster SBC 2010

Ciwalk Solo. Sebuah jalan trotoar panjang yang di kanan kirinya terdapat toko2. Katanya di tempat ini sering diadakan SBC (Solo Batik Carnival). Sayangnya SBC 2010 sudah diadakan tanggal 23 Juni 2010 kemarin dengan tema "Sekar Jagad". Di Ciwalk ini kita sempet mampir beli Nasi Liwet. Makanan khas Solo yang berupa nasi gurih (dimasak dengan kelapa) mirip nasi uduk, yang disajikan dengan sayur labu siam, suwiran ayam (daging ayam dipotong kecil-kecil) dan areh(semacam bubur gurih dari kelapa).Harganya pun cukup terjangkau, hanya sekitar 6.ooo perak. Setelah kenyang,kita jalan ke Kauman-Kampung Batik.

Kampung Batik Kauman

Kampung Batik Kauman.
Kampung yang menyandang Kampung Wisata Batik ini berada di kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta. Letak kelurahan ini mendiami areal tanah seluas 20.10 hektare. Konon, keahlian membatik yang dimiiliki warga Kauman adalah warisan turun temurun dari Ndalem Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Disamping produk batik, kampung batik Kauman juga dilingkupi suasana situs-situs bangunan bersejarah berupa bangunan rumah joglo, limasan, kolonial dan perpaduan arsitektur Jawa dan Kolonial. Setelah lelah berjalan di Kauman, kami beristirahat di Masjid Gede Solo.Dari sana qt masuk ke Masjid Gede Solo buat istirahat sebentar.

Masjid Gede Solo

Istirahat di Masjid Gede Solo

Masjid Gede Solo. Sama seperti di Yogyakarta, Kota Solo pun memiliki masjid yang letaknya di sebelah barat Alun2 dan dekat dengan Kraton. Bahkan di bagian belakang masjid juga terdapat kuburan (entah kuburan miliki siapa) seperti di Masjid Gede Jogja. Setelah istirahat sebentar, kami menuju Kraton Kasunanan Solo.

Suasana di belakang Kasunanan Solo

Kraton Kasunanan Solo. Kraton ini dibuka untuk umum hanya sampai jam 13.3o. Sayangnya kita sampai sana jam 14.oo, jadi kita tidak bisa membeli tiket masuk. Tapi perlu diketahui bahwa Kraton Kasunanan Solo ini sangat mirip dengan yang ada di Jogja. Baik urutan tempatnya hingga acara2 yang diselenggarakan di sana. Menurut Mas Guide di Mangkunegaran, Kraton Kasunanan Solo dan Mangkunegaran Solo adalah saudara, tapi ada sebuah syarat yang diajukan Kraton Kasunanan jika Mangkunegaran ingin berdiri. Yaitu "apa yang sudah dimiliki Kraton Kasunanan tidak boleh dimiliki oleh Mangkunegaran". Nah, apa saja bedanya ya?
Setelah mengitari kompleks Kraton dan istirahat sejenak, kita menuju ke Alun2 Selatan. Disana ada kandang kerbau yang katanya "disucikan" oleh masyarakat.

Memberi makan kebo albino

Kerbau albino atau sering dipanggil Kebo Bule yang ada di alun2 selatan ini adalah keturunan kerbau milik Kyai Slamet. Kerbau ini dijadikan ikon saat upacara 1 Sura. Bahkan masyarakat pun rela berebut kotoran kebo bule karena dianggap bertuah. Beruntungnya aq sama Dini bisa memberi makan si Kebo Bule itu. Siapa tahu kita juga dapet berkahnya. haha.

Karena kita sudah capek, kita pun pulang ke rumah Dini buat istirahat.
Habis Magrib perjalanan dilanjutkan ke Galabo.

Galabo

Narsis di depan air mancur

Narsis lagi di deket gapura

Galabo atau singkatan dari Gladag Langen Bogan adalah tempat berkumpulnya para penjual makanan yang sengaja digiring ke sana oleh Pemda Solo untuk mengisi wisata kuliner Solo di malam hari.Lokasinya di sebelah timur bundaran Gladag, tepatnya di jalan Mayor Sunaryo di depan Pusat Grosir Solo(PGS) dan Beteng Trade Center. Pada siang hari, tempat ini merupakan jalan umum dan pada malam hari disulap menjadi tempat makan yang menjual segala macam makanan khas kota Solo. Di sini kita pesen Nasi Timlo, yang terdiri dari campuran nasi, mie putih (soun), suwiran daging ayam, sosis solo, dan telur kecap. Di sini kita juga sempet foto2 di sekitar PGS dan air mancurnya. Setelah puas bernarsisria kita menuju ke Stadion R. Maladi.


Logo SI(c)EM 2010

Pentas SI(c)EM 2010

SIEM 2010 menggunakan teman SI(c)EM atau Solo International Contemporary Ethnic Music. Penambahan kontemporer bukan berarti alat yang digunakan sangat modern, tapi lebih karena musik yang disajikan terus berkembang. Kita nonton SIEM hari ketiga. Bintang tamunya dari Singapura, Zimbabwe, Riau, Makassar, dll. Acaranya bener2 memuaskan, terbukti dari penuhnya lapangan stadion, apalagi tiket masuknya gratis! Setelah acara selesai kita pulang ke rumah Arista jam 23.oo.

Besoknya aq sama Rinta pulang ke Jogja. Alhamdulillah sampe Jogja dengan selamat.

Uhuuuuuuuuuy..liburan yg menyenangkan. Terima kasih temans. Terima kasih Solo XP